<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814427749574563032</id><updated>2011-07-31T05:58:02.003+07:00</updated><title type='text'>INTERNET DAN  BUDAYA</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://malpekanbaru-060-smp.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814427749574563032/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://malpekanbaru-060-smp.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>INTERNET DAN BUDAYA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03787564815888002465</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814427749574563032.post-7278732845966025641</id><published>2010-05-09T16:49:00.000+07:00</published><updated>2010-05-09T16:49:38.765+07:00</updated><title type='text'>Manfaat Internet Sebagai Media Pendidikan</title><content type='html'>Teknologi internet hadir sebagai media  yang multifungsi. Komunikasi melalui internet dapat dilakukan secara  interpesonal (misalnya e-mail dan chatting) atau secara masal, yang  dikenal one to many communication (misalnya mailing list). Internet juga  mampu hadir secara real time audio visual seperti pada metoda  konvensional dengan adanya aplikasi teleconference.&lt;br /&gt;Berdasarkan hal tersebut, maka internet sebagai media pendidikan  mampu menghadapkan karakteristik yang khas, yaitu&lt;br /&gt;a. sebagai media interpersonal dan massa;&lt;br /&gt;b. bersifat interaktif,&lt;br /&gt;c. memungkinkan komunikasi secara sinkron maupun asinkron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Karakteristik ini memungkinkan pelajar melakukan komunikasi dengan  sumber ilmu secara lebih luas bila dibandingkan dengan hanya menggunakan  media konvensional.&lt;br /&gt;Teknologi internet menunjang pelajar yang mengalami keterbatasan ruang  dan waktu untuk tetap dapat menikmati pendidikan. Metoda talk dan chalk,  ”nyantri”, ”usrah” dapat dimodifikasi dalam bentuk komunikasi melalui  e-mail, mailing list, dan chatting. Mailing list dapat dianalogikan  dengan ”usrah”, dimana pakar akan berdiskusi bersama anggota mailing  list. Metoda ini mampu menghilangkan jarak antara pakar dengan pelajar.  Suasana yang hangat dan nonformal pada mailing list ternyata menjadi  cara pembelajaran yang efektif seperti pada metoda ”usrah”.&lt;br /&gt;Berikut adalah beberapa manfaat penggunaan teknologi informasi :&lt;br /&gt;•arus informasi tetap mengalir setiap waktu tanpa ada batasan waktu dan  tempat;&lt;br /&gt;•kemudahan mendapatkan resource yang lengkap,&lt;br /&gt;•aktifitas pembelajaran pelajar meningkat,&lt;br /&gt;•daya tampung meningkat,&lt;br /&gt;•adanya standardisasi pembelajaran,&lt;br /&gt;•meningkatkan learning outcomes baik kuantitas/kualitas.&lt;br /&gt;Berdasarkan uraian di atas, dapat dikatakan bahwa internet bukanlah  pengganti sistem pendidikan. Kehadiran internet lebih bersifat  suplementer dan pelengkap. Metoda konvensional tetap diperlukan, hanya  saja dapat dimodifikasi ke bentuk lain. Metoda talk dan chalk  dimodifikasi menjadi online&amp;nbsp; conference. Metoda ”nyantri” dan ”usrah”  mengalami modifikasi menjadi diskusi melalui mailing list.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814427749574563032-7278732845966025641?l=malpekanbaru-060-smp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://malpekanbaru-060-smp.blogspot.com/feeds/7278732845966025641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://malpekanbaru-060-smp.blogspot.com/2010/05/manfaat-internet-sebagai-media.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814427749574563032/posts/default/7278732845966025641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814427749574563032/posts/default/7278732845966025641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://malpekanbaru-060-smp.blogspot.com/2010/05/manfaat-internet-sebagai-media.html' title='Manfaat Internet Sebagai Media Pendidikan'/><author><name>INTERNET DAN BUDAYA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03787564815888002465</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814427749574563032.post-8686737185616403286</id><published>2010-05-09T16:43:00.001+07:00</published><updated>2010-05-09T16:44:36.497+07:00</updated><title type='text'>Respon Budaya Atas Perkembangan Teknologi</title><content type='html'>Perubahan sosial yang dijelaskan pada “&lt;a href="http://syopian.net/blog/?P=339" style="color: black;"&gt;TIK dan Spektrum Perubahan sosial”&lt;/a&gt;  menunjukan bagaimana inovasi tidak hanya mendorong perubahan tapi juga  memengaruhi perilaku, budaya dan institusi di masyarakat. Perubahan  sosial menunjukkan adanya inovasi berupa suatu gagasan, teknik, atau  benda yang disadari dan diterima oleh seseorang atau kelompok untuk  diadopsi. Sedangkan difusi adalah suatu proses dimana suatu inovasi  dikomunikasikan melalui suatu saluran kepada anggota suatu sistem sosial  pada waktu tertentu .&lt;br /&gt;Dalam kaitannya dengan inovasi internet yang masih relatif baru,  dibutuhkan informasi dalam mengurangi ketidakpastian dari hasil inovasi  tersebut. sikap dianggap sebagai sebuah akumulasi informasi tentang  sesuatu objek, orang, situasi, atau pengalaman. Jadi perubahan sikap  terjadi karena informasi memberikan tambahan pada sikap atau karena ia  mengubah penilaian seseorang tentang bobot atau valensi dari informasi  lain. Tahap pembentukan sikap dalam proses keputusan inovasi dipengaruhi  oleh pengetahuan, persepsi, dan saluran komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Internet merupakan salah satu bentuk teknologi komunikasi dan  informasi. Teknologi ini merupakan konvergensi media informasi generasi  sebelumnya. Salah satu faktor pembentukan sikap optimis atau pesimis  individu terhadap internet ditentukan oleh sikap terhadap teknologi  informasi sebelumnya. Hasil penelitian yang dilakukan di Amerika  menunjukkan bahwa responden yang pernah memperoleh pendidikan/ pelatihan  formal di bidang komputer dan juga memiliki teknologi ini di rumah  kemungkinan besar berdampak pada derajat penggunaan teknologi informasi  yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;Dalam era informasi seperti sekarang ini, ciri masyarakat informasi  paling tidak mencakup perekonomian informasi dengan struktur ekonomi  yang dimotori oleh sektor informasi yang saling dihubungkan dengan  sistem komunikasi global, ditunjang oleh prasarana jalan raya informasi  dan dukungan teknologi.&lt;br /&gt;Masyarakat informasi ini berdampak pada kalangan pendidik (dosen).  Mereka terlibat dalam proses produksi, pengolahan, dan distribusi  informasi. Di samping itu kecepatan, keakuratan, aktualitas, dan  kuantitas yang besar serta kemudahan dalam komunikasi menjadi tuntutan  yang penting untuk meraih prestasi kerja mereka. Kehadiran teknologi  internet menawarkan kemampuan untuk memuaskan kemampuan yang dibutuhkan  tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814427749574563032-8686737185616403286?l=malpekanbaru-060-smp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://malpekanbaru-060-smp.blogspot.com/feeds/8686737185616403286/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://malpekanbaru-060-smp.blogspot.com/2010/05/respon-budaya-atas-perkembangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814427749574563032/posts/default/8686737185616403286'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814427749574563032/posts/default/8686737185616403286'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://malpekanbaru-060-smp.blogspot.com/2010/05/respon-budaya-atas-perkembangan.html' title='Respon Budaya Atas Perkembangan Teknologi'/><author><name>INTERNET DAN BUDAYA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03787564815888002465</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814427749574563032.post-1690523252405130831</id><published>2010-05-09T16:41:00.000+07:00</published><updated>2010-05-09T16:41:08.975+07:00</updated><title type='text'>tari daerah kuantan singingi</title><content type='html'>Tari Pasambahan yang bernama Tari Somba Cerano berasal dari Budaya Kuansing yang dikograferi (diciptakan) oleh Tom Ibnur salah koreogfer handal dan profesional yang berasal dari Kota Bengkulu. Pengalaman menari dan mencipta dibuktikan dengan pengalamannya dengan terus mengikuti festival Tari tingkat nasional dan Internasional. Tom Ibnur pernah mengikuti perkuliahan jurusan Seni Tari Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) , sekarang sudah berubah status menjadi Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang yang saat ini berdomisili di Kota Bengkulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seni Tari Somba Cerano ini merupakan tarian penyambutan dan upacara selamat bagi para tamu yang dihormati dan diagungkan. Para penari pria menarikan tari pedang yang merupakan simbol sebagai pagar negeri, pelindung bagi masyarakat maupun tetamu. Sedangkan penari wanita menari dan membawa cerano berisikan sekapur sirih yang akan dipersembahkan untuk para tetamu. Persembahan ini merupakan simbol keterbukaan, persaudaraan, serta penerimaan dengan hati yang suci dan tulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Instrumen yang digunakan dalam Seni Tari Somba Cerano&lt;br /&gt;~ Accordion,&lt;br /&gt;~ Biola,&lt;br /&gt;~ Jedor,&lt;br /&gt;~ Jimble,&lt;br /&gt;~ Kotuak-kotuak,&lt;br /&gt;~ Gong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musik Pengiring yang digunakan diambil dari Seni Musik Budaya Kuansing diantaranya:&lt;br /&gt;* Menganyam,&lt;br /&gt;* Olang Binti,&lt;br /&gt;* Lomak Dek Awak Ketuju Dek Urang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814427749574563032-1690523252405130831?l=malpekanbaru-060-smp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://malpekanbaru-060-smp.blogspot.com/feeds/1690523252405130831/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://malpekanbaru-060-smp.blogspot.com/2010/05/tari-daerah-kuantan-singingi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814427749574563032/posts/default/1690523252405130831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814427749574563032/posts/default/1690523252405130831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://malpekanbaru-060-smp.blogspot.com/2010/05/tari-daerah-kuantan-singingi.html' title='tari daerah kuantan singingi'/><author><name>INTERNET DAN BUDAYA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03787564815888002465</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814427749574563032.post-6306371957627042053</id><published>2010-05-09T16:12:00.001+07:00</published><updated>2010-05-09T16:13:13.363+07:00</updated><title type='text'>TELKOM SIAP ONLINE</title><content type='html'>Dalam rangka menyambut hari Pendidikan Nasional 2  Mei 2010 sebuah acara tasyukuran yang bertajuk "Pendidikan Karakter  Untuk Membangun Kepribadian Bangsa", Dinas Pendidikan mengadakan  peluncuran awal (&lt;i&gt;softlaunch) &lt;/i&gt;implementasi SIAP Online, acara  tersebut di hadiri oleh Bapak Walikota Pasuruan beserta seluruh Jajaran  Muspida Kota Pasuruan. Tahun 2010 ini Dinas Pendidikan akan melakukan  impelementasi SIAP Online bagi 87 sekolah di wilayah kerja Dinas  Pendidikan Kota Pasuruan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah  Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sebagai  percontohan pada acara tersebut ditunjukkan penggunaan SIAP Online yang  telah diimplementasikan pada SMK Negeri 1 Kota Pasuruan meliputi SIAP  Sekolah, SIAP Web dan SIAP SMS. SIAP Online juga berperan untuk membantu  dalam pelaksanaan kegiatan PSB Online di Kota Pasuruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pidato singkatnya walikota menyampaikan bahwa pemanfaatan IT bagi  pelayanan dunia pendidikan sudah merupakan sesuatu yang harus  dilaksanakan, untuk itu layanan-layanan yang dikembangkan oleh Telkom  melalui SIAP Online diharapkan dapat menjadi sebuah alat untuk  meningkatkan kemajuan Dunia Pendidikan Kota Pasuruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain softlaunch SIAP Online juga dilakukan penandatanganan dan  pencanangan Program Perakitan Laptop dan PC serta Program Satu Guru Satu  Laptop.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814427749574563032-6306371957627042053?l=malpekanbaru-060-smp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://malpekanbaru-060-smp.blogspot.com/feeds/6306371957627042053/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://malpekanbaru-060-smp.blogspot.com/2010/05/telkom-siap-online.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814427749574563032/posts/default/6306371957627042053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814427749574563032/posts/default/6306371957627042053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://malpekanbaru-060-smp.blogspot.com/2010/05/telkom-siap-online.html' title='TELKOM SIAP ONLINE'/><author><name>INTERNET DAN BUDAYA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03787564815888002465</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814427749574563032.post-7571709761402701179</id><published>2010-05-09T16:07:00.004+07:00</published><updated>2010-05-09T16:11:21.622+07:00</updated><title type='text'>PACU JALUR BUDAYA KUANTAN SINGINGI</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/__3a5EPW941A/S-Z6wkVFWqI/AAAAAAAAABE/IMvevHL5OhU/s1600/pacu+jalur+3.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/__3a5EPW941A/S-Z6wkVFWqI/AAAAAAAAABE/IMvevHL5OhU/s1600/pacu+jalur+3.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Pacu Jalur adalah salah satu Even Wisata Kebanggaan Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Kuantan Singingi. Ada yang mengatakan Pacu Jalur ini sama dengan dengan Even Wisata Dayung Perahu Naga. Itu salah besar. Kalau miriup mungkin iya. Karena Pacu Jalur mempunyai keunikan tersendiri. Dimulai dari mencari pohon besar untuk perahu, pembuatannya sampai kegelanggang pacu. Inilah daya tarik even wisata tradisional yang mendunia. Setiap even Pacu Jalur ini dihelat ada saja peserta dari luar negeri yang turut serta. Berikut ini paparan tentang Pacu Jalur, dimulai dari asal usul, pembuatan sampai ke tata cara perlombaanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asal Usul dan Perkembangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuantan Singingi adalah sebuah daerah yang secara administratif termasuk dalam Provinsi Riau. Daerahnya banyak memiliki sungai. Kondisi geografis yang demikian, pada gilirannya membuat sebagian besar masyarakatnya memerlukan jalur1 sebagai alat transportasi Kemudian, muncul jalur-jalur yang diberi ukiran indah, seperti ukiran kepala ular, buaya, atau harimau, baik di bagian lambung maupun selembayung-nya. Selain itu, ditambah lagi dengan perlengkapan payung, tali-temali, selendang, tiang tengah (gulang-gulang) serta lambai-lambai (tempat juru mudi berdiri). Perubahan tersebut sekaligus menandai perkembangan fungsi jalur menjadi tidak sekadar alat angkut, namun juga menunjukkan identitas sosial. Sebab, hanya penguasa wilayah, bangsawan, dan datuk-datuk saja yang mengendarai jalur berhias itu. Perkembangan selanjutnya (kurang lebih 100 tahun kemudian), jalur tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi dan simbol status sosial seseorang, tetapi diadu kecepatannya melalui sebuah lomba. Dan, lomba itu oleh masyarakat stempat disebut sebagai “Pacu Jajur”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya pacu jalur diselenggarakan di kampung-kampung di sepanjang Sungai Kuantan untuk memperingati hari besar Islam, seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, Idul Fitri, atau Tahun Baru 1 Muharam. Ketika itu setiap perlombaan tidak selalu diikuti dengan pemberian hadiah. Artinya, ada kampung yang menyediakan hadiah dan ada yang tidak menyediakannya. Lomba yang tidak menyediakan hadiah diakhiri dengan acara makan bersama. Adapun jenis makanannya adalah makanan tradisional setempat, seperti: konji, godok, lopek, paniaran, lida kambing, dan buah golek. Sedangkan, lomba yang berhadiah, penyelenggara mesti menyediakan empat buah marewa2 yang ukurannya berbeda-beda. Juara I memperoleh ukuran yang besar dan juara IV memperoleh ukuran yang paling kecil. Namun, dewasa ini hadiah tidak lagi berupa marewa tetapi berupa hewan ternak (sapi, kerbau, atau kambing).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Belanda mulai memasuki daerah Riau (sekitar tahun 1905), tepatnya di kawasan yang sekarang menjadi Kota Teluk Kuantan, mereka memanfaatkan pacu jalur dalam merayakan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina yang jatuh pada setiap tanggal 31 Agustus. Akibatnya, pacu jalur tidak lagi dirayakan pada hari-hari raya umat Islam. Penduduk Teluk Kuantan malah menganggap setiap perayaan HUT Ratu Wilhelmina itu sebagai datangnya tahun baru. Oleh karena itu, sampai saat ini masih ada yang menyebut kegiatan pacu jalur sebagai pacu tambaru. Kegiatan pacu jalur sempat terhenti di zaman Jepang. Namun, pada masa kemerdekaan pacu jalur diadakan kembali secara rutin untuk memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia (17- Agustusan).&lt;br /&gt;Pacu Jalur adalah salah satu Even Wisata Kebanggaan Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Kuantan Singingi. Ada yang mengatakan Pacu Jalur ini sama dengan dengan Even Wisata Dayung Perahu Naga. Itu salah besar. Kalau miriup mungkin iya. Karena Pacu Jalur mempunyai keunikan tersendiri. Dimulai dari mencari pohon besar untuk perahu, pembuatannya sampai kegelanggang pacu. Inilah daya tarik even wisata tradisional yang mendunia. Setiap even Pacu Jalur ini dihelat ada saja peserta dari luar negeri yang turut serta. Berikut ini paparan tentang Pacu Jalur, dimulai dari asal usul, pembuatan sampai ke tata cara perlombaanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/__3a5EPW941A/S-Z7MRyAmTI/AAAAAAAAABI/892rpOch1T4/s1600/pacu_jalur32.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/__3a5EPW941A/S-Z7MRyAmTI/AAAAAAAAABI/892rpOch1T4/s1600/pacu_jalur32.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Pemain Pacu Jalur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pacu jalur hanya dilakukan oleh para laki-laki yang berusia antara 15--40 tahun secara beregu. Setiap regu jumlah anggotanya antara 40--60 orang (bergantung dari ukuran jalur). Anggota sebuah jalur disebut anak pacu, terdiri atas: tukang kayu, tukang concang (komandan, pemberi aba-aba), tukang pinggang (juru mudi), tukang onjai (pemberi irama di bagian kemudi dengan cara menggoyang-goyangkan badan) dan tukang tari yang membantu tukang onjai memberi tekanan yang seimbang agar jalur berjungkat-jungkit secara teratur dan berirama. Selain pemain, dalam lomba pacu jalur juga ada wasit dan juri yang bertugas mengawasi jalannya perlombaan dan menetapkan pemenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat Permainan Pacu Jalur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pacu jalur biasanya dilakukan di Sungai Batang Kuantan. Sebagaimana telah dikatakan di atas, Sungai Batang Kuantan yang terletak antara Kecamatan Hulu Kuantan di bagian hulu dan Kecamatan Cerenti di hilir, telah digunakan sebagai jalur pelayaran jalur sejak awal abad ke-17. Dan, di sungai ini pulalah perlombaan pacu jalur pertama kali dilakukan. Sedangkan, arena lomba pacu jalur bentuknya mengikuti aliran Sungai Batang Kuantan, dengan panjang lintasan sekitar 1 km yang ditandai dengan tiga tiang pancang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peralatan Permainan Pacu Jalur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peralatan permainan dalam pacu jalur, tentu saja adalah jalur yang dibuat dari batang kayu utuh, tanpa dibelah-belah, dipotong-potong atau disambung-sambung. Panjang jalur antara 25--30 meter, dengan lebar ruang bagian tengah 11,25 meter. Bagian-bagian jalur terdiri atas: (1) luan (haluan); (2) talingo (telinga depan); (3) panggar (tempat duduk); (4) pornik (lambung); (5) ruang timbo (tempat menimba air); (6) talingo belakang; (7) kamudi (tempat pengemudi); (8) lambai-lambai/selembayung (pegangan tukan onjor); (9) pandaro (bibit jalur); (10) ular-ular (tempat duduk pedayung); (11) selembayung (ujung jalur berukir); dan (13) panimbo (gayung air). Jalur dilengkapi pula dengan sebuah dayung untuk setiap pemain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian selembayung dan pinggir badan jalur biasanya berukir dan diberi warna semarak. Motifnya bermacam-macam seperti: sulur-suluran, geometris, ombak, buruk dan bahkan pesawat terbang. Tiap-tiap jalur mempunyai nama seperti: Naga Sakti, Gajah Tunggal, Rawang Udang, Kompe Berangin, Bomber, Pelita, Orde Baru, Raja Kinantan, Kibasan Nago Liar, Singa Kuantan Sungai Pinang, Dayung Serentak, Keramat Jati, Panggogar Alam, Tuah di Kampuang Godang di Rantau, Ratu Dewa dan lain-lain. Tujuan dari pengukiran, pewarnaan dan pemberian nama pada setiap jalur tersebut adalah agar dapat “tampil beda” dari yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat membuat sebuah jalur-lomba yang biasanya mewakili desa, kecamatan atau kabupaten, harus melalui proses yang cukup panjang dan melibatkan banyak orang. Sebagai suatu proses, tentunya pembuatan jalur dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan. Berikut ini adalah tahap-tahap yang mesti dilakukan dalam pembuatan sebuah perahu yang oleh orang Kuantan Singingi disebut jalur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang dilakukan adalah menyusun rencana pembuatan jalur melalui musyawarah atau rapek kampung yang dihadiri oleh berbagai unsur seperti pemuka adat, cendekiawan, kaum ibu dan pemuda. Rapat ini biasanya dipimpin oleh seorang pemuka desa atau pemuka adat. Bila kesepakatan telah dicapai, maka kegiatan selanjutnya adalah memilih jenis kayu. Pohon yang dicari adalah banio atau kulim kuyiang yang panjangnya antara 25--30 meter dengan garis tengah antara 1½ --2 meter. Kedua jenis pohon tersebut disamping kuat, tahan air, juga dipercayai ada “penunggunya”. Setelah pohon yang memenuhi persyaratan ditentukan, maka penebangan pun dilakukan. Akan tetapi, sebelumnya diadakan semacam upacara persembahan kepada “penunggu” pohon agar pohon itu tidak hilang secara gaib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayu yang sudah disemah oleh pawang, selanjutnya ditebang dengan kapak dan beliung. Setelah itu, kayu diabung (dipotong) ujungnya menurut ukuran tertentu sesuai dengan panjang jalur yang akan dibuat. Setelah diabung kedua ujungnya, kemudian kayu dikupas kulitnya dan diukir pada bagian haluan, telinga, dan lambung. Apabila jalur sudah terbentuk, maka langkah berikutnya adalah meratakan bagian depan (pendadan), yakni bagian atas kayu yang memanjang dari pangkal sampai ke ujung. Kemudian disusul dengan tahap mencaruk atau melubangi dan menghaluskan bagian dalam kayu dengan ketebalan tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya menggaliak atau membalikkan dan menelungkupkan kembali jalur untuk dibentuk dan dihaluskan. Pekerjaan ini memerlukan perhitungan cermat sebab harus selalu menjaga ketebalan jalur agar dapat seimbang ketika berada di air. Cara mengukurnya antara lain dengan membuat lubang-lubang kakok atau bor yang kemudian ditutup lagi dengan semacam pasak. Setelah terbentuk, maka jalur dibalikkan kembali dan kemudian dilanjutkan dengan proses terakhir yaitu membuat haluan dan kemudi. Apabila haluan dan kemudi telah terbentuk, maka jalur akan dibawa ke kampung untuk diasapi dan disertai dengan upacara maelo jalur. Sebelum jalur diluncurkan ke sungai, ada suatu upacara lagi yang bertujuan agar jalur dapat berlayar dengan baik ketika sudah berada di air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aturan Permainan Pacu Jalur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pacu jalur dapat dibagi menjadi beberapa tingkatan, yaitu: (1) pacu antarbanjar atau dusun; (2) pacu antardesa atau kelurahan; dan (3) pacu antarkecamatan yang ada di wilayah Kuantan Sengingi. Aturan dalam ketiga tingkatan perlombaan pacu jalur tersebut tergolong mudah, yaitu regu jalur yang dapat mencapai garis finish terlebih dahulu dari regu lain, dinyatakan sebagai pemenangnya. Pertandingan pacu jalur biasanya dilakukan dengan dua sistem yaitu: setengah kompetisi dan sistem gugur untuk menentukan pemenang pertama hingga keempat dan sepuluh besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlombaan, baik antardusun, antardesa, maupun antarkecamatan, diawali dengan membunyikan meriam. Meriam digunakan karena apabila memakai peluit tidak akan terdengar oleh peserta lomba, mengingat luasnya arena pacu dan banyaknya penonton yang menyaksikan perlombaan. Pada dentuman pertama jalur-jalur yang telah ditentukan urutannya akan berjejer di garis start dengan anggota setiap regu telah berada di dalam jalur. Pada dentuman kedua, mereka akan berada dalam posisi siap (berjaga-jaga) untuk mengayuh dayung. Dan, setelah wasit membunyikan meriam untuk yang ketika kalinya, maka setiap regu akan bergegas mendayung melalui jalur lintasan yang telah ditentukan. Sebagai catatan, ukuran dan kapasitas jalur serta jumlah anak pacunya (peserta) dalam lomba ini tidak dipersoalkan, karena ada anggapan bahwa penentu kemenangan sebuah jalur lebih banyak ditentukan dari kekuatan magis yang ada pada kayu yang dijadikan jalur dan kekuatan kesaktian sang pawang dalam “mengendalikan” jalur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertandingan jalur, apabila menerapkan sistem gugur, maka peserta yang kalah tidak boleh turut bermain kembali. Sedangkan para pemenangnya akan diadu kembali untuk mendapatkan pemenang utama. Namun apabila menggunakan sistem setengah kompetisi, setiap regu akan bermain beberapa kali dan pada akhirnya regu yang selalu menang hingga perlombaan terakhir akan menjadi juaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai Budaya Pacu Jalur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai budaya yang terkandung dalam pacu jalur adalah: kerja keras, ketangkasan, keuletan, kerja sama dan sportivitas. Nilai kerja keras tercermin dari semangat para pemain yang berusaha agar jalurnya dapat mendahului jalur regu lain. Nilai ketangkasan dan keuletan tercermin dari teknik-teknik yang dilakukan oleh anggota sebuah regu dalam menjalankan jalur agar dapat melaju dengan cepat dan tidak tenggelam. Nilai kerja sama tercermin dari anggota regu yang berusaha bersama-sama mengendalikan jalur agar dapat melaju cepat dan memenangkan perlombaan. Nilai sportivitas tercermin tidak hanya dari sikap para pemain yang tidak berbuat curang saat berlangsungnya permainan, tetapi juga mau menerima kekalahan dengan lapang dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;Tim Koordinasi Siaran Dierktorat Jenderal Kebudayaan. 1988. Aneka Ragam Hkasanah Budaya Nusantara I. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.&lt;br /&gt;1 Jalur adalah sebuah perahu yang pada awal abad ke-17 digunakan sebagai alat transportasi utama warga desa di Rantau Kuantan yang berada di sepanjang Sungai Batang Kuantan (antara Kecamatan Hulu Kuantan di bagian hulu dan Kecamatan Cerenti di hilir). Ketika itu transportasi darat belum berkembang, sehingga jalur merupakan alat angkut penting bagi warga desa, terutama untuk mengangkut hasil bumi, seperti pisang dan tebu. Selain itu, juga untuk mengangkut manusia (sekitar 40 orang).&lt;br /&gt;2 Marewa adalah bendera kain berwarna-warni yang berbentuk segi tiga dan bagian tepinya direnda.Tulisan ini sudah pernah rilis di www.sungaikuantan.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814427749574563032-7571709761402701179?l=malpekanbaru-060-smp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://malpekanbaru-060-smp.blogspot.com/feeds/7571709761402701179/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://malpekanbaru-060-smp.blogspot.com/2010/05/jalur-adalah-salah-satu-even-wisata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814427749574563032/posts/default/7571709761402701179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814427749574563032/posts/default/7571709761402701179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://malpekanbaru-060-smp.blogspot.com/2010/05/jalur-adalah-salah-satu-even-wisata.html' title='PACU JALUR BUDAYA KUANTAN SINGINGI'/><author><name>INTERNET DAN BUDAYA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03787564815888002465</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/__3a5EPW941A/S-Z6wkVFWqI/AAAAAAAAABE/IMvevHL5OhU/s72-c/pacu+jalur+3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
